Cara Membersihkan Rumah Pasca Renovasi yang Benar
Renovasi rumah memang membuat hunian terlihat lebih indah dan nyaman. Selain itu, debu bangunan yang tidak dibersihkan dengan benar dapat menyebar ke seluruh ruangan dan menempel di berbagai permukaan. Namun setelah proses pembangunan selesai, biasanya muncul masalah baru yaitu debu bangunan, noda semen, bekas kucing, dan berbagai kotoran yang menempel di hampir seluruh bagian rumah.
Banyak orang mengira membersihkan rumah pasca renovasi cukup dilakukan dengan menyapu dan mengepel. Padahal cara tersebut sering kali tidak efektif. Debu bangunan memiliki ukuran yang sangat halus sehingga mudah diperbaiki dan kembali menempel pada permukaan yang sudah dibersihkan.
Oleh karena itu, gunakan metode pembersihan yang tepat agar rumah benar-benar bersih, aman, dan siap pasangan.
Mengapa Renovasi Rumah Pasca Membutuhkan Pembersihan Khusus?
Oleh karena itu , pemilik rumah perlu memahami cara membersihkan rumah pasca renovasi yang benar agar hasilnya lebih maksimal.
Debu hasil renovasi berbeda dengan debu rumah tangga biasa. Debut ini berasal dari:
- noda air
- Pasir
- Gipsun
- Serbuk kayu
- bor dingding dan lainnya
- Partikel cat
- Keramik
Partikel tersebut dapat masuk ke sela-sela kusen, dimensi, kabinet, hingga sistem pendingin ruangan. Hasilnya , debu dapat terus muncul meskipun rumah sudah terlihat bersih.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, debu ulang dapat menyebabkan:
- Gangguan pernapasan
- Alergi
- Permukaan lantai kusam
- Kerusakan material tertentu
- Rumah cepat kotor kembali
Tidak hanya itu, debu bangunan juga dapat mempercepat pemadatan kotoran pada furnitur dan lantai.
Tahap Pertama: Singkirkan Sisa Material Bangunan
Sebelum mulai membersihkan debu pertama, singkirkan singkirkan seluruh sisa material bangunan yang masih berada di dalam rumah.
Contohnya:
- Potongan keramik
- Pelindung plastik
- Bahan Kardus
- Potongan kayu
- Bekas semen β
Tahapan ini penting agar proses pembersihan berikutnya lebih efektif.
Tahap Kedua: Lakukan Dry Cleaning Terlebih Dahulu
Kesalahan yang sering terjadi adalah langsung mengepel lantai.
Setelah itu , lakukan proses dry cleaning untuk mengangkat debu halus yang menempel di berbagai permukaan.
Langkah yang benar:
- Gunakan penyedot debu
- Bersihkan plafon terlebih dahulu
- Lanjutkan ke dinding
- Dibersihkan kusen
- Dibersihkan
- Vakum seluruh lantai
Teknik ini membantu mengangkat debu tanpa membuatnya berubah menjadi lumpur saat terkena air.Dengan cara ini , proses pembersihan menjadi lebih efektif.
Tahap Ketiga: Bersihkan Kusen, Jendela, dan Kaca
Kusen dan kaca biasanya menjadi area yang paling banyak terkena debu dan cipratan cat. Selanjutnya, fokuskan pembersihan pada kusen, jendela, dan kaca.
Gunakan:
- Kain mikrofiber
- Cairan pembersih kaca
- Kuas kecil untuk sudut kusen
Hindari penggunaan benda kasar yang dapat menggores permukaan kaca maupun aluminium. Oleh karena itu, pilih alat pembersih yang sesuai dengan jenis material.
Tahap Keempat: Membersihkan Bekas Semen dan Nat
Anda sering menemukan noda smen dan sisa nat yang mengering.Kemudian , periksa seluruh area untuk memastikan tidak ada sisa cat smen yang menempel.:
- Keramik
- Granit
- Teras
- Dinding
Namun jangan sembarangan menggunakan cairan asam yang terlalu keras.
Beberapa material seperti granit alam dan marmer sangat sensitif terhadap bahan asam.
Gunakan bahan kimia yang sesuai dengan jenis bahan agar tidak menimbulkan kerusakan permanen. Dengan demikian , risiko kerusakan material dapat diminimalkan.
Tahap Kelima: Bersihkan Seluruh Permukaan Furnitur
Jika furnitur sudah berada di dalam rumah saat renovasi berlangsung, debu biasanya menempel. Selain membersihkan lantai dan dingding jangan lupakan furnitur yang ada di dalam rumah.
- Lemari
- Meja
- Alat dapur
- Rak
- Sofa
Gunakan lap microfiber yang sedikit lembap agar debu terangkat dengan maksimal.
Tahap Keenam: Membersihkan Kamar Mandi Secara Mendalam
Kamar pasca mandi remukkan sering menyisakan. Sementara itu , kamar mandi biasanya memerlukan perhatian lebih karena sering menjadi area kerja tukang:
- Kerak semen
- Bekas nat
- Noda silikon
- Debu bangunan
Area yang perlu diperhatikan:
- Dinding keramik
- Lantai
- Wastafel
- Mandi
- Lemari
Gunakan bahan kimia yang tepat saat membersihkan area tersebut.
Tahap Ketujuh: Pel Lantai dengan Teknik yang Benar
Setelah seluruh debu dan noda terangkat, barulah proses pengepelan dilakukan. Terakhir , lakukan pengepelan lantai sebagai tahap penyempurnaan.
Gunakan:
- Air bersih
- Kain pel mikrofiber
- Cairan pembersih sesuai jenis lantai
Pada beberapa kasus, ulangi proses pengepelan beberapa kali hingga seluruh sisa debu benar benar hilang. Hasilnya , lantai akan terlihat lebih bersih dan bebas debu.
Materi yang Membutuhkan Perhatian Khusus
Granit Alam
Selain area umum , beberapa material memerlukan perlakuan khusus saat dibersihkan.
Granit alam memiliki pori-pori yang dapat menyerap cairan tertentu.
Penggunaan bahan kimia yang salah dapat menyebabkan:
- Kusam
- Bercak putih
- Lapisan kerusakan
Marmer
Marmer sangat sensitif terhadap bahan asam.
Penggunaan cairan pembersih yang tidak sesuai dapat menyebabkan permukaan menjadi buram.
Vinyl
Vinyl membutuhkan pembersih khusus agar lapisan permukaannya tetap awet.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Rumah Pasca Renovasi
Namun, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat membersihkan rumah pasca renovasi.
Langsung Mengepel Lantai
Debu akan berubah menjadi lumpur dan lebih sulit dibersihkan.
Menggunakan Cairan Keras untuk Semua Bahan
Setiap material memerlukan perawatan yang berbeda-beda.
Tidak Membersihkan Ventilasi
Debu yang tertinggal akan kembali menyebar ke seluruh ruangan.
Tidak Menggunakan Penyedot Debu
Menyapu saja tidak cukup untuk mengangkat debu bangunan yang sangat halus.
Kapan sebaiknya menggunakan Jasa Pembersihan Profesional?
Jika kondisi rumah cukup berat , menggunakan jasa profesional dapat menjadi solusi yang lebih efisien.
Jasa profesional sangat disarankan apabila:
- Rumah baru selesai direnovasi total
- Luas bangunan cukup besar
- Terdapat banyak noda semen
- Menggunakan material premium seperti granit alam dan marmer
- Memberikan hasil bersih maksimal dalam waktu singkat
Tim profesional seperti jasa bersih rumah bandung gladclean memiliki alat, bahan kimia, dan pengalaman untuk menangani berbagai jenis bahan tanpa menimbulkan kerusakan.
Kesimpulan
Singkatnya,membersihkan rumah pasca rekonstruksi memerlukan metode yang berbeda dibandingkan pembersihan rumah biasa. Debu bangunan, noda semen, dan sisa material harus ditangani dengan teknik yang tepat agar rumah benar-benar bersih dan siap untuk bekerja.
Memulai dari dry cleaning, pembersihan detail, menghilangkan noda, hingga pengepelan akhir merupakan langkah penting untuk mendapatkan hasil maksimal. Dengan metode yang benar, rumah tidak hanya terlihat bersih tetapi juga lebih sehat dan nyaman untuk seluruh keluarga.
Dengan demikian , rumah akan menjadi lebih bersih, sehat, nyaman, dan siap digunakan oleh seluruh anggota keluarga.
GladClean Home Service melayani jasa bersih rumah di berbagai wilayah seperti:
Area Layanan Layanan Rumah GladClean
- Bandung
- Cimahi
- Bandung Barat
- Padalarang
- Kota Baru Parahyangan